Halaman

Jumat, 09 November 2012

Cara Membuat Gambar Animasi dengan Berbagai Macam Gerak


Setelah sebelumnya kita mencoba membuat gambar kipas angin atau baling-baling animasi dan gambar animasi lingkaran berputar  yang menyerupai gambar loading, maka kali ini saya akan mencoba menjelaskan cara membuat gambar animasi dengan pergerakan gambar menuju kedalam dan keluar media seperti pada contoh gambar animasi diatas.
Apakah anda tertarik untuk mencoba membuat sendiri gambar animasi seperti diatas??

Silahkan ikuti langkah-langkah dibawah :

1.     Persiapkan sebuah gambar pada netbook/computer anda yang akan dijadikan gambar animasi. Dalam hal ini, anda bisa memakai gambar dengan pola lingkaran seperti pada gambar yang saya pakai, atau gambar persegi empat (terserah anda).
Logo Lombokdihati
               Gbr.1

2.     Crop/potong gambar tersebut menjadi 4 bagian seperti pada gambar dibawah.

Membuat Gambar Animasi Bergerak
                                                Gbr.2
Untuk meng-crop/memotong gambar tersebut, anda bisa memanfaatkan Microsoft Office Picture Manager, software bawaan netbook/computer anda. Atau anda juga bisa menggunakan software lain yang biasa anda gunakan untuk mengedit photo.

3.     Setelah langkah no.2 selesai anda lakukan, selanjutnya buka aplikasi Macromedia Flash anda. Pada halaman yang muncul, klik Flash Document pada bagian Create New.

Membuat Gambar Animasi Bergerak
                                      Gbr.3

4. Setelah muncul halaman baru, selanjutnya tekan Ctrl+F3 pada keyboard netbook/computer anda, sehingga muncul halaman seperti gambar dibawah. Selanjutnya klik kolom ukuran default.

Membuat Gambar Animasi Bergerak
                               Gbr.4
Pada halaman Document Properties seperti gambar no.4 diatas, ganti ukuran default sesuai dengan ukuran gambar yang telah anda persiapkan pada langkah no.1 diatas.(contoh 130×130 px). Selanjutnya klik OK.
Tekan Ctrl+F3 lagi untuk kembali kehalaman semula.

5.   Tambahkan 3 Layer baru dengan mengklik tanda yang terletak disudut kiri bawah halaman Layer, sehingga jumlah Layer menjadi 4.

Membuat Gambar Animasi Bergerak
                                 Gbr.5

6.     Selanjutnya, klik kanan pada Layer 1 dan pada Layer Properties ganti nama Layer 1 menjadi potongan 1.

Membuat Gambar Animasi Bergerak
                            Gbr.6
Lakukan hal yang sama terhadap 3 Layer lainnya.

7.     Setelah langkah no.6 diatas selesai anda lakukan, selanjutnya klik pada Layer potongan 1, kemudian masukkan gambar potongan 1 yang telah anda persiapkan pada langkah no.2 diatas. Caranya klik Menu File–>Import–>Import to Stage.. atau tekan Ctrl+R pada keyboard anda. Geser/letakkan gambar tersebut seperti pada gambar dibawah.

Membuat Gambar Animasi Bergerak
                      Gbr.7
Selanjutnya, klik pada Layer potongan 2, kemudian masukkan gambar potongan 2.
Lakukan langkah seperti diatas terhadap Layer potongan 3 dan 4 dengan letak gambar masing-masing potongan seperti pada gambar dibawah.


Membuat Gambar Animasi Bergerak
                     Gbr.8

8.     Langkah berikutnya, klik dibawah angka Frame 20  pada Layer potongan 1 kemudian tekan F6 pada keyboard anda. Selanjutnya klik kanan dibawah angka frame 10 kemudian pilih Create Motion Tween.
Klik dibawah angka Frame 20 lagi, kemudian geser gambar potongan 1 keatas media. (Untuk penggeseran sempurna, tekan tombol arah panan à sambil menekan tombol huruf V pada keyboard)

Membuat Gambar Animasi Bergerak
                         Gbr.9

9.     Lakukan hal yang sama seperti langkah diatas terhadap ke-3 Layer lainnya yaitu Layer potongan 2 pada angka Frame 40
Layer potongan 3 pada angka Frame 60
Layer potongan 4 pada angka Frame 80
Sehingga hasilnya akan tampak seperti gambar dibawah.

Membuat Gambar Animasi Bergerak
                                                     Gbr.10

10.     Langkah selanjutnya, klik dibawah angka frame 1 pada Layer potongan 2, kemudian tarik/geser garis tersebut dan letakkan sejajar dengan angka frame 20 Layer potongan 1.

Membuat Gambar Animasi Bergerak
                                                       Gbr.11
Lakukan hal yang sama terhadap Layer potongan 3 dan 4. (Perhatikan gambar 12 dibawah).

Membuat Gambar Animasi Bergerak
                                                 Gbr.12

11.     Selanjutnya klik dibawah angka frame 85 pada Layer potongan 4, kemudian tekan F6 pada keyboard.
Lakukan hal yang sama terhadap Layer potongan 3, 2, dan 1.
Tekan Ctrl+ENTER untuk melihat hasilnya. Untuk membuat Gambar Animasi bergerak yang lainnya, silahkan gunakan imajinasi anda dengan memperhatikan animasi-animasi pada blog atau pada situs animasi yang telah anda kunjungi.

12.   Untuk menyimpan gambar animasi tersebut, silahkan klik File–>Export–>Export Movie
Simpan dengan type Animated GIF(*.gif) atau Flash Movie(*.swf).

Sumber : http://lombokdihati.wordpress.com/2012/02/13/cara-membuat-gambar-animasi-dengan-berbagai-macam-gerak/

Rabu, 31 Oktober 2012

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

 Definisi Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan.

Dengan kata lain SIM adalah sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama. Parapemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya.

Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang terjadi di masa lalu, apa yang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan ouput dari model matematika. Output informasi digunakan oleh manajer maupun non manajer dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah.

Perancangan, penerapan dan pengoperasian SIM adalah mahal dan sulit. Upaya ini dan biaya yang diperlukan harus ditimbang-timbang. Ada beberapa faktor yang membuat SIM menjadi semakin diperlukan, antara lain bahwa manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang semakin rumit. Salah satu alasan dari kerumitan ini adalah semakin meningkatnya dengan muncunya peraturan dari pemerintah.

Elemen penunjang SIM 

 a)   Sistem Administrasi dan Operasional
Sistem administrasi akan mengoprasikan prosedur-prosedur
yang lengkap dan teliti agar perubahan di perusahaan tersebut
terinci dengan baik
b)   Sistem Pelaporan Manajemen
Laporan manajemen adalah laporan-laporan lengkap yang sudah
ditentukan oleh keputusan manajer melalui sistem untuk
perusahaan tersebut, sehing manajer akan lebih muda menyampaikan
keputusannya.
c)    Sistem Database
Sistem database adalah tempat untuk menyimpan data dan informasi
melalui sistem agar berkembangnya perusahaan tersebut.Perusahaan
akan menjadi salah satu perusahaan yang berkembang dengan cepat.
d)   Sistem Pencarian
Sistem pencarian berfungsi untuk mencari data atau informasi yang
dicari dalam bentuk  tidak terstruktur, dengan begitu orang yang
mencarinya dapat mengetahui keputusan di dalam perusahaannya.
e)   Manajemen Data
Sistem manajemen ini digunakan untuk sarana penghubung komponen-
komponen yang dapat dicari melalui database dengan masing-masing
informasi pada komponen, sehingga perusahaan dengan mudah
mencari data.

Manajemen Pada Aspek Informasi

Informasi, data, fakta, atau opini dalam suatu organisasi dapat berlangsung dari atas ke bawah atau sebaliknya dan dapat pula berlangsung secara horisontal. Lalu lintas informasi tersebut dapat berlangsung sewaktu-waktu dengan frekuensi tinggi atau rendah. Intensitas informasi tersebut belum tentu cocok dengan kebutuhan suatu organisasi dan bidang tertentu, terlebih bila informasi-informasi yang ada menumpuk dan tercampur baur.

Maka untuk penertibannya dibutuhkan suatu perangkat khusus yang dapat menanganinya. Perangkat tersebut dikenal dengan Sistem Informasi Manajemen (SIM) atau Manajemen Informasi secara Sistem (MIS).Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sebuah bidang yang mulai berkembang sejak tahun 1960an.

Walau tidak terdapat konsensus tunggal, secara umum SIM didefinisikan sebagai sistem yang menyediakan informasi yang digunakan untuk mendukung operasi, manajemen, serta pengambilan keputusan sebuah organisasi. SIM juga dikenal dengan ungkapan lainnya seperti: “Sistem Informasi”, “Sistem Pemrosesan Informasi”, “Sistem Informasi dan Pengambil Keputusan”.

Untuk mengumpulkan berita dan memprosesnya menjadi informasi untuk keperluan manajerial organisasi dengan memakai prinsip sistem. Dikatakan memakai prinsip sistem karena berita yang tersebar dalam pelbagai bentuknya dikumpulkan, disimpan serta diolah dan diproses oleh satu badan yang kemudian dirumuskan menjadi suatu informasi.

Baskerville dan Myers berargumentasi bahwa SIM sudah saatnya menjadi sebuah disiplin ilmu secara mandiri.

Davis menawarkan konsensus, bahwa setidaknya terdapat lima aspek yang dapat dikategorikan sebagai ciri khusus bidang SIM :

1.Proses Manajemen, seperti perencanaan strategis, pengelolaan fungsi sistem informasi, dan seterusnya.
2.Proses Pengembangan, seperti manajemen proyek pengembangan sistem, dan seterusnya.
3.Konsep Pengembangan, seperti konsep sosio-teknikal, konsep kualitas, dan seterusnya
.4.Representasi, seperti sistem basis data, pengkodean program, dan seterusnya.
5.Sistem Aplikasi, seperti Knowledge Management, Executive System, dan seterusnya.

Secara ideal, lembaga pendidikan seharusnya memiliki SIM yang merupakan suatu unit atau badan tersendiri lengkap dengan susunan petugasnya. Sebab, adanya SIM bertujuan—sebagaimana dijelaskan Murdick—untuk meningkatkan manajemen yang didasarkan kepada berita-berita, intuisi, dan pemecahan masalah yang terisolasi kepada manajemen yang didasarkan pada informasi secara sistem, pemrosesan data secara sempurna dengan alat-alat yang canggih dan pemecahan masalah secara sistem.

SIM sebagai suatu badan memiliki bagian-bagian yang melaksanakan tugas-tugas tertentu. Bagian-bagian itu ialah:

(1) pengumpulan data,
(2) penyimpan data,
(3) pemroses data,
(4) pemrogram data.

Masing-masing bagian tersebut dibutuhkan petugas yang ahli dalam bidangnya. Di negara-negara yang kaya, SIM sudah menggunakan alat yang canggih, yaitu komputer sehingga dapat memberikan informasi yang lengkap dan benar.

Di negara-negara berkembang seperti halnya Indonesia, pemakaian komputer ini sedang dirintis. Meski demikian, data dapat saja diproses dengan pikiran dan keterampilan petugas dengan memakai model berpikir deduktif dan induktif. Berpikir deduktif bersumberkan dari kebutuhan manajer sedangkan berpikir induktif terjadi ketika menyusun informasi dari fakta-fakta yang menyangkut kebutuhan manajer.


Sistem Informasi Sebagai Pendukung Proses Manajerial

Teori-teori kepemimpinan diketahui bahwa manajemen suatu organisasi memainkan tiga ketegori peranan, yaitu peranan yang bersifat interpersonal, peranan informasional, dan peranan selaku pengambil keputusan. Peranan yang bersifat interpersonal dimaksudkan untuk menumbuhkan iklim solidaritas dan kebersamaan dalam organisasi. Peranan ini dapat terlihat dalam tiga bentuk, yaitu :

(1) peranan yang bersifat simbolis, dimana ia akan berakibat pada kesediaan manajemen untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan seremonial.
(2) Peranan selaku pimpinan, dimana kemampuan memimpin yang efektif akan turut menentukan keberhasilan atau kegagalan organisasi.
(3) Peranan sebagai penghubung, yakni manajemen menerima informasi dari pihak luar dan sebaliknya memberikan informasi kepada pihak luar tentang organisasi yang dipimpinnya.Peranan yang kedua adalah peranan informasional.

Yakni, dalam kedudukannya sebagai pimpinan dalam organisasi, manajemen menjadi pemantau arus informasi, selain sebagai penerima dan pembagi informasi. Peranan yang terakhir adalah selaku pengambil keputusan, baik yang sifatnya strategis, fungsional dan teknis operasional.

Seluruh peranan yang telah disebutkan tadi akan dapat dimainkan oleh manajemen dengan tingkat efektivitas yang tinggi apabila sebelum dan selama memainkan peranan tersebut tersedia semua jenis informasi yang diperlukan oleh manajemen suatu organisasi.

Contoh Aplikasi SIM Real diinstansi atau Perusahaan :

- Transaction Processing Systems
- Process Control Systems
- Office Automation Systems
- Information Reporting Systems
- Decision Support Systems
- Executive Information Systems

 Mengapa di buat Aplikasi di Instansi tersebut :

 - Transaction Processing Systems 

Transaction Processing Systems (TPS) Sistem informasi komputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data-data dalam jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin seperti daftar gaji dan inventarisasi

 - Process Control Systems

 digunakan untuk pengontrolan besaran-besaran proses (flow, temperature, pressure, level, etc)Implementasi dari PCS biasanya dengan menggunakan DCS (Distributed Control System). Contoh merek2 DCS yang cukup populer adalah: Yokogawa Centum, Foxboro I/A, Honeywell Experion/TPS/TDC, Siemens S7/PCS7, etc

 - Office Automation Systems

 Tujuan dari OAS ini adalah mengurangi penggunaan kertas (paperless), peningkatan kecepatan, ketepatan, keamanan kerja di kantor dan meningkatkan produktivitas kerja. Untuk mencapai tujuan OAS digunakan penggabungan berbagai teknologi IT (teknologi komputer dan internet).

OAS dimulai tahun 1960-an, ketika IBM mulai memasarkan komputernya kemudian OAS mulai berkembang tahun 1970-an. OAS mencakup semua sistem komunikasi formal & informal dari orang didalam maupun diluar perusahaan. Secara garis besar OAS mencakup penggunaan :

  1. Komunikasi informasi

  2. Sistem elektronik (penggunaan komputer dan pelengkapnya)

  3. Penggunaan internet

 - Information Reporting Systems

 Information reporting systems (IRS) menyediakan informasi produk bagi manajerial end users untuk membantu mereka dalam pengambilan keputusan dari hari ke hari. Akses data IRS berisi informasi tentang operasi internal yang telah diproses sebelumnya oleh transaction processing systems. Informasi produk memberi gambaran dan laporan yang dapat dilengkapi (1) berdasarkan permintaan, (2) secara periodik, atau (3) ketika terjadi situasi pengecualian. Sebagai contoh, manajer penjualan dapat menerima laporan analisa penjualan setiap minggunya untuk mengevaluasi hasil penjualan produk.

  - Decision Support Systems

 sebagai “second opinion” atau “information source” yang dapat dipakai sebagai bahan pertimbangan sebelum seorang manajer memutuskan kebijakan tertentu. Pendekatan yang paling sering dilakukan dalam proses perancangan sebuah DSS adalah dengan menggunakan teknik simulasi yang interaktif, sehingga selain dapat menarik minat manajer untuk menggunakannya, diharapkan system ini dapat merepresentasikan keadaaan dunia nyata atau bisnis yang sebenarnya.

- Executive Information Systems

 Executive Information System (EIS) adalah sistem computer-based yang membantu executive dalam mengakses data dan informasi untuk mengetahui suatu permasalahan, meneliti solusi yang akan diberikan, dan menunjukkan proses strategic planning.

DataYang Dibutuhkan Dalam EIS

  1. Data terintegrasi dari berbagai database, student, finance, personnel, dibutuhkan untuk menganalisa dari berbagai sudut pandang.

  2. Kadang-kadang, executive membutuhkan data dari database on-line (ex. Kurs mata uang).

  3. Data lengkap yang berisi rangkuman data secara keseluruhan.

  4. Data eksternal (informasi umum).

  5. Record data sebelumnya.

EIS Dalam ESS (Executive Support System)
EIS adalah inti dari Executive Support System (ESS). ESS dapat dibagi menjadi 3 bagian utama, yaitu :

  • Mental Modelling => Proses perancangan EIS, untuk mengidentifikasi faktor critical succes, data, informasi, dsb.

  • EIS => Orang atau teknologi yang memberikan data kepada executive dan mengubahnya sebagai informasi.

  • Office Automation Support => Semacam alat komunikasi executive dengan staff untuk berinteraksi dalam pengambilan keputusan.



 Sumber : 

http://mustofaabihamid.blogspot.com/2010/05/pengertian-sistem-informasi-manajemen.html

 http://sttdb.wordpress.com/2009/12/04/pengertian-tps-transaction-processing-systems/

http://www.gudangmateri.com/2010/07/pengertian-sistem-informasi-manajemen.html 

http://edohwulandari14.blogspot.com/2009/01/materi-office-automation-system.html

http://boimcontrol.wordpress.com/category/control-systems/page/2/

http://tugaspariwisata.blogspot.com/2010/02/sistem-informasi-untuk-operasi.html

http://ivaninternisti.wordpress.com/2010/01/18/pengertian-sistem-informasi-manajemen-sim/

 

 


Kamis, 18 Oktober 2012

Manfaat Buah Strawberry




 







Stawberry adalah salah satu jenis buah yang sering kita jumpai dalam berbagai olahan makanan dan minuman, seperti jus, selai, kue, puding, dll. Apa saja manfaat buah stroberi? Berikut ini beberapa manfaat dan khasiat buah stroberi bagi manusia berdasarkan hasil penelitian:

1. Menurut penelitian di dalam satu gelas Strawberry terkandung 136% RDA vitamin C. Kandungan vitamin C yang terdapat dalam buah stroberi lebih banyak dibandingkan 1 buah jeruk. Menurut The Iowa Women’s Health Study, kandungan vitamin C dalam stroberi dapat mengurangi risiko terserang penyakit kanker hingga 37%.


2. Strawberry mengandung asam salisilat yang dimanfaatkan sebagai obat penghilang jerawat secara alami.


3. Strawberry memiliki zat anti oksidan yang lebih tinggi dibandingkan buah atau sayuran lainnya. Zat anti oksidan yang dikandung stroberi efektif mencegah proses penuaan.


4. Daun Strawberry mengandung zat astringent yang dimanfaatkan untuk meredakan diare.


5. Kandungan senyawa mangan dalam stroberi bermanfaat untuk memilihara kesehatan tulang dan sendi anda. Strawberry dipercaya mencegah encok dan radang sendi.


6. Strawberry adalah buah yang kaya serat sehingga dapat memperlancar fungsi pencernaan makanan.


7. Strawberry memiliki kandungan kalori dan gula yang rendah sehingga sesuai untuk menu diet, khususnya bagi penderita diabetes.


8. Asam malat dalam Strawberry dapat mengikis dan menghapus noda pada permukaan gigi. Strawberry yang dicampur dengan setengah sendok teh baking soda dapat berfungsi sebagai pemutih gigi. Tetapi, metode ini sebaiknya tidak dilakukan dalam jangka panjang karena asam dalam stroberi dapat merusak lapisan email gigi.


9.Strawberry mampu memenuhi kebutuhan harian asam folat. Asam folat merupakan salah satu dari beberapa jenis vitamin B yang sangat penting bagi tubuh. Menurut WHO, orang dewasa membutuhkan 400 mikrogram asam folat per hari, sedangkan wanita hamil membutuhkan minimal 800 mikrogram asam folat per hari.


10. Penelitian juga membuktikan bahwa stroberi memiliki khasiat menghaluskan kulit, membuat warna kulit terlihat lebih cerah, serta mencegah munculnya keriput.



Senin, 25 Juni 2012

PT. Yakult Indonesia Persada



A. Latar Belakang

Berbagai macam cara untuk mengolah susu agar menjadi lebih lama disimpan dan lebih menguntungkan bagi yang mengkonsumsinya. Cara untuk mengolah susu menjadi produk olahan antara lain berupa susu fermentasi.
Proses fermentasi susu antara lain bertujuan untuk membuat produk baru dengan cita rasa yang berbeda dengan bahan aslinya, menghilangkan citarasa yang tidak diinginkan, dan memberi nilai tambah (Harper et.al., 1976). Keragaman citarasa pada susu fermentasi adalah sebagai akibat berubahnya komposisi
kimia yang ada di dalam susu. Perubahan komposisi kimia susu, terjadi akibat fortifikasi oleh bakteri. Perubahan karbohidrat adalah salah satu perubahan yang penting peranannya di dalam susu fermentasi. Perubahan karbohidrat menimbulkan berbagai macam perubahan komposisi senyawa lain di dalam susu fermentasi. Fortifikasi oleh bakteri asam laktat pada susu dapat menghasilkan produk susu fermentasi seperti yakult, yogurt, dan kefir. Produk susu fermentasi tersebut, dibedakan berdasarkan jenis bakteri asam laktatnya. Bakteri asam laktat akan menghidrolisis laktosa yang ada di dalam susu menjadi berbagai
macam senyawa karbohidrat yang lebih sederhana misalnya glukosa dan galaktosa. Dalam makalah ini akan dibahas lebih spesifik lagi tentang pembuatan yakult.

B. Tujuan dan Manfaat 

Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka tujuan pembuatan makalah ini adalah:
1. Menambah pengetahuan mengenai bagaimana proses pembuatan yakult.
2. Menjadi sumber literatur bagi penulis lain yang membahas masalah serupa.
3. Sebagai tugas mata kuliah Organisasi Metode (softskill)
Penulis berharap agar makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan dapat digunakan sebagai bahan bacaan yang dapat memperkaya ilmu pengetahuan.


PEMBUATAN YAKULT DENGAN MENGGUNAKAN
BAKTERI LACTOBACILLUS CASEI

A. Sejarah Yakult

Yakult (Yakuruto?) adalah minuman probiotik mirip yogurt yang dibuat dari fermentasi skimmed milk dan gula dengan bakteri Lactobacillus casei. Karena L. casei Shirota dapat ditemui dalam sistem pencernaan, Yakult dipromosikan sebagai minuman yang baik untuk kesehatan. Minuman yang mengandung bakteri yang bermanfaat untuk menekan pertumbuhan bakteri jahat. Namanya berasal dari jahurto, bahasa Esperanto untuk "yoghurt".
Yakult ditemukan oleh doktor Minoru Shirota pada 1930. Pada 1935, ia mendirikan Yakult Honsha Co., Ltd. (Kabushiki-gaisha Yakuruto Honsha?) untuk memasarkan minuman ini. Sejak saat itu, Yakult telah memperkenalkan berbagai minuman yang mengandung bakteri Bifidobacterium breve, dan telah menggunakan lactobacilli untuk mengembangkan kosmetika. Yakult Honsha juga memainkan peran penting dalam penelitian obat kemotrapi irinotecan.
Yakult juga memiliki salah satu tim bisbol terbesar di Jepang, Tokyo Yakult Swallows. Saat ini, Yakult diproduksi dan dijual di Jepang, Asia, Australia, Amerika Latin, dan Eropa, walaupun bakterinya masih diimpor dari Jepang.




                                                                                       B. Manfaat Yakult 

Dengan mengkonsumsi Yakult setiap hari berarti kita memasukkan sekurang-kurangnya 6,5 milyar bakteri Lactobacillus casei Shirota strain hidup kedalam usus kita. Usus kita memainkan peran yang penting dalam kesehatan kita. Bahkan proses penuaanpun dimulai dari usus. Karena itu yang terpenting dalam menjaga kesehatan adalah menjaga kesehatan usus. Manfaat Yakult adalah terletak pada bakterinya yang mampu hidup sampai usus kita karena itu bakteri ini dapat memberikan manfaat seperti:
1. Mencegah gangguan pencernaan
2. Meningkatkan daya tahan tubuh
3. Meningkatkan jumlah bakteri berguna dalam usus
4. Mengurangi racun dalam usus
5. Membatasi jumlah bakteri yang merugikan dalam usus.

C. Pembuatan Yakult

Yakult dibuat dengan cara memfermentasi campuran susu bubuk skim dan glukosa menggunakan bakteri Lactobacillus casei Shirota strain, bakteri unggul hasil seleksi dan temuan Dr. Minoru Shirota yang diteruskan sampai saat ini oleh Yakult Central Institute for Microbiological Research.
Yakult dibuat dari bahan-bahan:
  1. bakteri Lactobacillus casei Shirota strain hidup
  2. susu bubuk skim
  3. sukrosa dan glukosa.
  4. perisa
  5. air
Yakult tidak memakai bahan pengawet. Yakult dapat bertahan sejak pembuatannya sampai dengan tanggal kadaluwarsanya karena:
  • asam laktat yang dihasilkan secara alami selama proses fermentasi dapat memperpanjang umur simpannya.
  • pembuatannya secara hygienis
  • penyimpanannya pada suhu dibawah 10°C

D. Bakteri Lactobacillus casei Shirota strain 

Lactobacillus casei Shirota strain adalah salah satu bakteri baik dalam tubuh kita. Pada tahun 1930, almarhum Dr. Minoru Shirota, pendiri perusahaan Yakult, telah berhasil mengkulturkan berbagai jenis bakteri asam laktat dan memilih satu jenis bakteri yang bersifat paling tahan terhadap cairan pencernaan.
Di samping itu, Dr. Minoru Shirota juga memperkuatnya sehingga menjadi strain baru yang unggul. Karena itu, berbeda dengan bakteri lain, bakteri ini dapat menaklukkan berbagai hambatan fisiologis seperti asam lambung dan cairan empedu sehingga dapat mencapai dan bertahan hidup dalam usus manusia.
Dari dalam usus bakteri ini membantu meningkatkan kesehatan kita dengan cara mengaktifkan sel-sel kekebalan, meningkatkan jumlah bakteri berguna, dan mengurangi jumlah bakteri yang merugikan.
Yakult merupakan produk susu fermentasi dengan menggunakan starter tunggal yaitu Dornic atau 0,5% asam Lactobacillus casei. Kecepatan pertumbuhan bakteri ini berkisar 50 laktat setelah 48 jam. Lactobacillus casei berbentuk batang tunggal dan termasuk golongan bakteri heterofermentatif, fakultatif, mesofilik, dan berukuran lebih kecil dari pada Lactobacillus bulgaricus, Lactobacillus acidophillus, dan Lactobacillus helveticus. Lactobacillus casei akan merubah ribosa menjadi asam laktat dan asam asetat, perubahan ribosa diinduksi oleh faseketolase (Kurman, 1992).
Pembuatan yakult menurut Kurman (1992) adalah dengan cara susu disterilisasi terlebih selama 3 sampai 4 detik, kemudian ditanamkan Lactobacillus caseidahulu pada suhu 140 °C selama empat hari. Nilai gizi yakult yaitu protein (Strain shirota) diinkubasi pada suhu 37° C, 1,2%, lemak 0,1%, mineral 0,3%, karbohidrat 16,5%, air 81,9%, dan nilai kalori tiap 100 g.
Menurut Margawani (1995), Lactobacilllus casei adalah galur unggul yang mudah dan cocok untuk dikembangbiakkan dalam minuman dasar susu. Selain bakteri ini mampu bertahan dari pengaruh asam lambung, juga mampu bertahan dalam cairan empedu sehingga mampu bertahan hidup hingga usus halus. 


PROSES FERMENTASI

Proses produksi yang pertama disebut proses pembibitan dimana bakteri Lactobacillus casei yang khusus didatangkan dari Jepang dicampur dengan glukosa dan susu bubuk skim. Glukosa merupakan media bagi bakteri ini untuk hidup. Pembelahan bakteri ini cukup lama sekitar 1 hari setiap pembelahannya. Proses ini dilakukan selama 1-4 hari didalam inkubator, setelah itu dipindakan kedalam inkubator yang berisi sukrosa & aroma untuk membentuk yakon(Yakult Konsentrat) selama 1 minggu. Kemudian diencerkan dengan air dan dikemas didalam botol plastik yang dibuat dari polistiren.
Berikut dijelaskan tahap-tahap pembuatan yakult beserta peralatannya:
1. Tangki pelarutan
Bahan-bahan utama yaitu susu bubuk skim dan glukosa dicampur dengan air dan ditampung dalam tangki pelarutan.



2. Tangki pembibitan
Dalam tangki ini bibit bakteri Lactobacillus Casei Shirota Strain disiapkan dan dikembangbiakkan.
Gbr. Tangki pembibitan
3. Tangki fermentasi
Selanjutnya bibit bakteri Lactobacillus Casei Shirota Strain dicampur dengan campuran bahan-bahan di no. 1 diatas dan dimasukkan kedalam tangki fermentasi. Suhu tangki sekitar 37oC. Bakteri akan tumbuh dengan baik pada konsentrasi optimumnya.
Gbr. Tangki fermentasi
4. Proses homogenizer
Tahap berikutnya dilakukan proses Homogenizer dan diawasi secara ketat.

5. Tangki pencampur
Hasil proses homogenizer tersebut dicampur dengan sirup dari tangki sirup dan disimpan dalam tangki pencampur.
6. Tangki penampung
Kemudian hasil dari proses no. 4 tersebut dicampur dengan air yang sudah di sterilisasi dan ditampung didalam tangki penampung.
7. Mesin pembuat botol
Untuk menjaga higienitas dari Yakult, maka proses pembuatan botol dilakukan sendiri oleh Yakult Indonesia.

8. Mesin pengisian
Selanjutnya minuman Yakult sudah siap diisi ke dalam botol. Di botol tersebut juga dicetak semua informasi yang ada seperti kandungan nutrisi, tanggal kadaluwarsa, dll.
Gbr. Proses pengisian Yakult ke dalam botol
9. Mesin pengepakan
Botol-botol yang sudah terisi untuk selanjutnya dikemas dalam kemasan dimana 1 kemasan ( packing ) terdiri dari 5 botol Yakult.
10. Ruang pendingin
Kemasan yang berisi botol Yakult disimpan dalam ruang pendingin untuk menjamin kualitas dari minuman kesehatan Yakult.
Yakult harus selalu disimpan pada suhu dibawah 10°C karena pada kondisi tersebut bakteri Yakult tidak aktif sehingga kualitas Yakult dapat dipertahankan terjaga. Penyimpanan pada suhu diatas 10°C akan mengakibatkan turunnya kualitas karena bakteri Yakult aktif, menghasilkan asam laktat yang menyebabkan Yakult menjadi asam dan jumlah bakteri hidupnya akan menurun.

KESIMPULAN

Yakult merupakan minuman susu fermentasi yang baik untuk kesehatan. Satu botol Yakult berisi lebih dari 6,5 milyar bakteri Lactobacillus casei Shirota strain hidup. Produk minuman kesehatan Yakult sangat sensitif terhadap temperatur. Perubahan temperatur sangat berpengaruh terhadap bakteri Lactobacillus casei Shirota strain yang terdapat dalam minuman Yakult. Bakteri Yakult harus dipertahankan hidup, karenanya harus diusahakan agar setelah dibotolkan, bakteri-bakteri tersebut tidak lagi melakukan proses fermentasinya. Untuk itu Yakult harus selalu disimpan didalam pendingin (dibawah 10°C) karena penyimpanan didalam pendingin akan menjaga bakteri Yakult tetap non aktif.
Mikroorganisme menghasilkan karakteristik fisik di akhir proses fermentasi, terutama dalam hal tekstur, flavor, dan aroma. Umumnya, starter kultur campuran dapat memberikan kombinasi flavor dan aroma yang lebih baik terhadap produk akhir. Mikroorganisme yang digunakan sebagai starter harus memiliki viabilitas yang tinggi, aktif, dan tersedia dalam jumlah yang banyak selama waktu penyimpanannya sampai saat dikonsumsi. Syarat minimal jumlah bakteri yang terkandung dalam minuman susu fermentasi adalah 106-109 koloni/ml saat produk tersebut dikonsumsi sehingga mampu memberikan pengaruh positif bagi kesehatan.
Keistimewaan yakult terletak pada umur simpan yang lebih panjang dibanding susu segar. Hal ini membuat yakult lebih mudah dalam penanganan dan penyimpanan, serta delivery. Keasamannya yang tinggi (pH<4.5)>


SUMBER : http://www.yakult.co.id/prosesproduksi2.html